Hari Kearsipan lahir pada tanggal 18 Mei 1971 dan setiap tahunya diperingati pada 18 Mei, di tahun 2021 ini Hari Kearsipan memasuki usia ke – 50 alias berusia setengah abad, dalam peringatan hari kearsipan tahun ini dimaksudkan untuk penguatan kembali budaya yang menjadi jati diri bangsa melalui informasi yang terekam dalam arsip. Hari Kearsipan berdasarkan Keputusan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor OT.00/02/2005, tanggal 18 Mei ditetapkan sebagai Hari Kearsipan. Peringatan Hari Kearsipan tahun ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, namun demikian tidak mengurangi antusiasme Arsiparis maupun pengelola Kearsipan menyambut peringatan Kearsipan yang ke-50 tahun.

Atas dasar Keputusan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor OT.00/02/2005 Arsip Nasional Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Nomor 1 tahun 2021 tentang peringatan Hari Kearsipan ke-50 mengusung tema “Tahun Emas Kearsipan: Satukan Langkah Mewujudkan Arsip Digital”. Usia kearsipan yang tidak lagi muda ini merupakan momentum penegakan kembali komitmen negara dan seluruh komponen Bangsa Indonesia untuk bekerja keras meningkatkan kualitas penyelenggaraan kearsipan yang komprehensif dan berkualitas.

Pada momentum ini, bidang kearsipan pada Dinas perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi akan menyajikan lintasan ingatan yang menjadi bunga rampai perjalanan pembangunan dari masa ke masa sampai dengan era pemerintahan berbasis elektronik (Industri 4.0). Selain itu peringatan hari kearsipan juga dimaksudkan untuk penguatan kembali budaya dan sejarah yang menjadi jati diri bangsa khususnya Kabupaten Banyuwangi melalui informasi yang terekam dan tersimpan dalam arsip yang dikemas dalam kegiatan inovasi “WARNA PELANGI”.

Peringatan Hari Kearsipan ke-50 Tahun 2021, diharapkan penyelenggaraan kearsipan secara nasional  khususnya di Kabupaten Banyuwangi baik di Unit Pengolah maupun Unit Kearsipan/Lembaga Kearsipan memperoleh tambahan energi positif dan spirit yang baru untuk meningkatkan perannya dalam memberikan manfaat secara nyata dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banyuwangi. Momentum ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya masyarakat Indonesia yang memiliki kesadaran tinggi akan memori kolektif dan jati diri bangsa. Hari peringatan Kearsipan ke-50 tahun ini memiliki maksud menjadi momentum tahun emas kearsipan untuk merefleksikan pencapaian penyelenggaraan kearsipan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sementara tujuannya untuk menguatkan tekad bersama dan saling berkolaborasi dan bekerjasama untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan kearsipan dalam menghadapi era pemerintahan berbasis elektronik atau digital pada era revolusi industri 4.0.BRAVO ARSIP