Roadshow Safari Literasi Duta Baca Indonesia 2022 di Kabupaten Banyuwangi

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Roadshow Safari Literasi Duta Baca Indonesia 2022 di Kabupaten Banyuwangi

Banyuwangi – Gol A Gong, Duta Baca Indonesia 2022 mengadakan Roadshow Safari Literasi di Kabupaten Banyuwangi, Selasa (8/2/022).

Roadshow Safari Literasi Duta Baca Indonesia 2022 ini berlangsung sejak Januari lalu hingga April nanti. Rencananya Gol A Gong akan mendatangi 33 Kabupaten/Kota dari Jakarta hingga Kupang. Pada hari ini, Roadshow Safari Literasi terselenggara di Kabupaten Banyuwangi tepatnya di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi.

Gol A Gong hadir bersama Tim Iqra Semesta. Yusron Aminullah founder Dedurian Park dan pegiat literasi, Teguh W. Utomo seorang penulis dan Trainer MEP dan Aditya Akbar Hakim sebagai sekjen Iqra Semesta. Selama di Banyuwangi mereka melakukan dialog bersama para pegiat literasi dan dilanjutkan Pelatihan menulis ber ISBN yang terselenggara hari ini.

Roadshow Safari Literasi Duta Baca Kali ini lebih banyak melakukan interaksi dengan peserta disamping menyampaikan teori tentang kepenulisan. Peserta diajak membuat sebuah tulisan yang nantinya akan dijadikan sebuah buku dengan terbitan yang  ber-ISBN sebagai kumpulan karya. Materi ini sesuai dengan  tema yang diusung yakni Narasi Mozaik Banyuwangi “Pelatihan Menulis Ber-ISBN”.

Banyuwangi terpilih menjadi salah satu jujukan Roadshow Safari Literasi karena bagi Gol A Gong masyarakat Banyuwangi heterogen dan perkembangan daerahnya sangat pesat. Kabupaten Banyuwangi juga menjadi titik terakhir dari terselenggaranya Roadshow Safari literasi di Provinsi Jawa Timur sebelum melanjutkan safari ke wilayah timur.

Kehadiran Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani untuk membuka acara Roadshow Safari Literasi semakin menambah nilai urgensi kegiatan ini. Bahwasanya peningkatan literasi perlu kawalan dari Pemerintah dalam menghadapi tantangan literasi dimasa kini dan masa depan serta mampu mengantarkan anak-anak Banyuwangi dalam meraih segala apa yang dicita-citakan.

Dalam sambutannya, Ipuk menyampaikan bahwa karya-karya Gol A Gong tidak hanya karya sastra, edukasi, namun karya kisah perjalanan. Dengan mambaca karyanya tersebut mampu memberi manfaat kepada pembaca untuk menghemat dan memudahkan pembaca mengetahui segalanya.

Dalam bidang kepenulisan, Kabupaten Banyuwangi telah banyak mendatangkan tokoh-tokoh nasional dan juga pernah bekerjasama dengan berbagai pihak dalam kegiatan lomba menulis. Sehingga ini sebagai kelanjutan dari upaya Kabupaten Banyuwangi mendukung peningkatan kapasitas masyarakatnya dalam  menulis.

Ipuk menyayangkan ketika mengetahui mayoritas peserta adalah tenaga pendidik dan hanya sedikit dari kalangan siswa. Karena dalam bayangannya yang hadir adalah anak-anak. “sayang sekali,,, padahal saya pingin ada transfer knowledge pada kegiatan hari ini”. Baginya, guru sudah sering mendapat kesempatan pelatihan tentang menulis dibandingkan anak-anak.  Karena mendengar langsung dari pakarnya itu berbeda dengan belajar dari yang mendengar dari pakarnya. Dengan ini anak-anak akan termotivasi untuk mau membaca, menulis dan bercerita .

Zen Kostolani, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi turut memberi sambutan. Zen menyampaikan rasa terima kasih karena Kabupaten Banyuwangi dipilih menjadi salah satu tujuan kegiatan Roadshow Safari Literasi Duta Baca Indonesia 2022.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur dari pendidik, siswa, mahasiswa, dan masyarakat umum. Baginya, dari seluruh peserta ini diharapkan mampu meningkatkan literasi dan mampu menyebarluaskan ilmu yang didapatkan hari ini. Zen berharap “semoga dengan terselenggaranya safari literasi di Kabupaten Banyuwangi ini, literasi semakin maju dan memberi manfaat bagi Banyuwangi dan mampu meningkatkan SDM di Banyuwangi”.

Gol A Gong sebagai Duta Baca Indonesia menyampaikan bahwa bila menginginkan Indonesia menjadi Negara maju maka masyarakatnya harus membaca. Seperti anjuran UNESCO, masyarakat Indonesia harus membaca minimal 3 buku dalam setahun. Karena pada kenyataannya Indonesia baru sanggup menyediakan 1 buku untuk 90 orang. Dari hal ini ada 2 kemungkinan yang terjadi, yakni minimnya anggaran untuk pengadaan buku atau tidak ada penulisnya. Dengan adanya Safari Literasi ini diharapkan lahir penulis-penulis baru. Demikian akan menyelaraskan dengan impian Banyuwangi Rebound yang akan membawa masyarakatnya mampu menghadapi tantangan dan meningkatnya kapasitas SDM Banyuwangi.

Banyak harapan besar dari kegiatan ini. Seperti yang telah disampaikan pula oleh Ipuk pada sambutannya, bahwa harus ada upaya-upaya memperbaiki dan meningkatkan literasi di Kabupaten Banyuwangi. Baik dari Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan atapun pegiat literasi untuk berjalan bersama menyelami dunia anak-anak masa kini dan mengawal menjadi generasi yang hebat. Ipuk juga berpesan kepada seluruh pendidik dan pegiat literasi bisa membagi ilmu hari ini kepada anak didiknya, sehingga nantinya anak- anak bisa menyukai dan mencintai buku, serta bisa menulis dan menyampaikan hal-hal positif di tengah-tengah masyarakat.

“Membaca itu Sehat, Menulis itu Hebat” (Gol A Gong)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Apa Reaksi Anda?

Download Aplikasi Budiwangi!

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Membaca Buku Dalam Genggaman.

Download Aplikasi Budiwangi!

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Membaca Buku Dalam Genggaman.